LAPINDO : First Masturbation Be National Problem
Sebenernya saya ini tipe orang yang cuek dengan masalah sosial, jangankan
untuk mikirin orang lain, diri sendiri saja ga bisa saya urus, tapi entah kenapa
sejak tadi malam saya melihat talk news di metroTv tentang lumpur Lapindo, seakan
hati tergugah melihat sorotan kamera yang memperlihatkan lumpur yang udah seluruhnya menutupi bangunan-bangunan di kawasan lapindo, dan yang lebih mencengangkan, di acara itu dikatakan oleh beberapa ahli geologi bahwa kondisi semburan lumpur mungkin bisa terus meluap hingga 15 tahun kedepan, WHAT?? 15 tahun kedepan ?? ga salah ??
berarti umur saya udah 37 dan mungkin 15 tahun kedepan, jika semburan lumpur tetap seperti sekarang, maka sudah sepatutnya pulau jawa perlu diganti nama jadi pulau lumpur. Wew
apa ga salah nih, pada lari kemana ahli2 Indonesia ?
2 solusi sudah diterapkan namun tidak efektif
1. Pembuatan PIPA2 untuk menyalurkan lumpur ( GAGAL )
2. Memasukan Beton2 ( GAGAL, malah bikin gas bracun )
Trus ??
Lepas Tangan ??
Cuci tangan ??
Potong Tangan ??
Sedikit suggestion Buat PT.LAPINDO + PEMERINTAH + AHLI2 TERKAIT :
“LEBIH SINERGIS AJA BOS, KESIAN KORBANNYA, ENTE SIH ENAK TINGGAL NGIPASIN BURUNG DIRUMAH”
Haxhax, kayanya saya harus mempersiapkan diri nih untuk pindah ke samarinda bareng cerna
alahh
Seberkas Kenangan Lama
Barusan saya baru saja chatting dengan salah satu Xsparing team saya (Mario aka SPTH) yang sekarang di juga EX-CODER dan telah bekerja di salah satu perusahaan garment di negaranya (AUSTRIA), kami sempat cerita-cerita tentang crap apa saja yang telah kami garap, dan akhirnya saya membuka lagi akang google, dan mencari aplikasi2 yang telah saya garap, mudah mudahan masih banyak yang menyimpan walaupun ga semua
dan inilah hasil pencarian si akang google
http://vx.netlux.org/vx.php?id=tm10
http://vx.netlux.org/vx.php?id=tm09
http://vx.netlux.org/vx.php?id=tb10
http://vx.netlux.org/src_view.php?file=valium.zip
http://vx.netlux.org/vx.php?id=tj02
http://vx.netlux.org/vx.php?id=tp04
http://vx.netlux.org/vx.php?id=tp03
Kebanyakan saya dapat dari websitenya h3rm1t http://vx.netlux.org karena memang dia trader no 1 di dunia, greets
ALASAN SOSIAL PEMBUAT VIRUS
Hampir 6 tahun saya menggeluti dunia para penulis virus, sejak saya berumur 17 tahun, saya mulai tertarik dengan teknik pemrograman ini, dimulai dari membuat Trojan memakai Delphi, lalu trus learn n learn ngoprak ngoprek sampai pernah saya ga tidur selama 2 hari penuh karena modul yang sedang saya garap tidak berjalan, sampai akhirnya di tawari masuk ke dalam RRLF ( http://rrlf.de.vu ) salah satu dari 2 group virus yang paling di sorot oleh KASPERSKY dan TREND MICRO pada saat itu, Banyak yang bertanya mengapa saya melakukan ini, dan alas an yang paling sering saya lontarkan adalah “ISENG”, yah memang awal dari semua ini Cuma keisengan, namun dampaknya menjadi besar didalam hidup saya, dimana setiap riset yang telah saya lakukan sewaktu masih aktif menulis virus menjadi solusi buat perusahaan tempat saya bekerja sekarang, dimana saya menjadi tahu design arsitektur dari suatu Operating System, dimana saya menjadi tahu tentang konsep TCP/IP, menjadi tahu metode kompilasi, dan masih banyak alas an lainnya.
Memang banyak sekali alas an seseorang membuat virus, mulai dari iseng, ingin terkenal, dendam, dan berton-ton alas an social lainnya, namun alasan2 sosial tersebut hanya dilontarkan oleh Newbies, Sedangkan pembuat virus dari golongan advanced adalah seorang hacker, dimana mereka akan membuktikan dan berlomba-lomba mencari lubang keamanan disetiap teknologi terbaru yang ada, saya akan beri contoh :
EPOC Caribe
Virus epoc pertama di dunia yang dibuat oleh ValleZ dari 29A, ValleZ membuatnya sekitar 3 bulan setelah peluncuran perdana Mobile Phone dengan OS Symbian
Winux
Sekitar tahun 99 dibuat oleh Benny/29a, dia membuat bungkam para pioneer linux yang mengklaim OS berbasis *NIX bebas dari virus
OO.Stardust
Virus Macro Open Office pertama yang dibuat oleh Necronomicon/RRLF
WinCE.Dust
Dirilis 29A hanya seminggu setelah mcrosoft meluncurkan WinCE Beta test
Win64.Rugrat
Sebulan setelah Intel Memproklamirkan Win64, Roy G Biv dari 29A meluncurkan Rugrat dan memberikan samplenya kepada Kaspersky, Virus Rugrat adalah virus Win64 pertama dimana masih terdapat error didalamnya, namun semua modul infeksi berjalan dengan baik.
Vista ICAD
Ini yang lebih gila, Second Part To hell, salah satu teman saya di RRLF, membuat virus yang berjalan di vista, padahal waktu itu Microsoft baru akan merilisnya 6 bulan kemudian.
VALIUM
Virus pertama yang berhasil menyebar lewat CD Room, dan menginfeksi file grafik, saya merilisnya 2 tahun lalu.
Dari Beberapa Contoh virus2 Proof of Concept tersebut, semua pembuat virus tersebut mempunyai alas an yang beragam mengapa mereka membuatnya, namun semuanya sepakat bahwa mereka membuatnya dengan alas an “To discover security holes in new field before badone do it”.Tidak seperti virus-virus local yang bersifat destructive, semua virus proof of concept sangat sederhana, tanpa payload, enkripsi, poly dll, namun semuanya menjadi acuan bagi pihak developer dan antivirus untuk menanggulanginya dengan cepat sebelum seseorang mengembangkannya lebih jauh lagi.
Saat ini saya sudah tidak aktif berexperimen, karena sekarang saya memang sangat sibuk dengan aplikasi-aplikasi database, udah sangat jarang sekali ngoprak ngaprek OS, bahkan sekarang computer dirumah saja sudah tidak pernah saya sentuh lagi keyboardnya. Yah beginilah nasib menjadi pekerja.
” CROSS Entry Point Obscuring [CEPO™] ” Sentuhan kecil dari Kecerdasan Buatan
Sebenaranya konsep ini adalah pure ide, tanpa pembuktian yang konkrit, dan saya rasa ini memang cukup sulit untuk di realisasikan, namun, hal ini akan menjadi hal yang sangat berbahaya jika seseorang dapat membuktikan dan membawa konsep ini ke dunia pemrograman. Pernahkah anda mendengar tentang Polimorfisme, oligomorfisme atau metamorfisme dalam malicious software (malware/virus), ya memang teknik itu adalah teknik2 antidetection yang sering dipakai suatu virus computer, dimana setiap kali menginfeksi target, virus akan merubah dirinya sedemikian rupa, dengan maksud mengecoh teknik penditeksian dari antivirus yang masih memakai teknik diteksi “Hard Signature”. Namun akhir-akhir ini para pembuat virus lebih canggih lagi dengan menggabungkan konsep algoritma genetic dalam virusnya apa itu algoritma genetic ?, untuk lebih jelasnya lihat scenario sederhana yang saya buat ini :
![]()
“Natural selection” Itulah intri algoritma genetic, Sebelum menginfeksi virus akan mempelajari dulu target yang akan di Infeksi serta atmosfer dimana dia berada, lalu secara otomatis virus akan menghilangkan module2 yang sekiranya tidak berguna untuk dipakai, hal itu terus berlangsung sampai yang tersisa hanya inti dari program ( kebanyakan disebut Code DNA ).Dari sekian banyak teknik anti detection yang dipublikasikan tersebut, saya cenderung lebih tertarik kepada teknik Entry Point Obscuring / EPO, yang pertama kali diperkenalkan oleh GRIYO dari 29a Virus Group, teknik ini terlihat sederhana, namun sangat jenius menurut saya, lihat gambar berikut
![]()
Prinsip kerja :1. Virus membagi-bagi dirinya dalam beberapa modul
2. Sebelum menginfeksi virus akan merandom modul2 tersebut, sebelum di pisahkan untuk menginfeksi dengan teknik lapisan seperti gambar diatas
3. Virus juga mempunyai konstan parameter yang digunakan untuk mengurutkan modul2 yang akan bekerjaJika dilihat dari gambar diatas, maka banyaknya variant yang akan dihasilkan dari konsep EPO tersebut adalah :
Mod1,mod2,mod3,mod4,host,host,host,host -> 8!
= 8!
=8*7*6*5*4*3*2*1
= 40320 Variant virus
Dari sini saya mengembangkan kembali konsep dari griyo dimana saya mempunyai konsep sederhana yang saya berinama CROSS EPO dan mengklasifikasikannya menjadi bebearapa bagian.
CROSS EPO
Sebenarnya konsep dari cross EPO hampir sama dengan EP™O yang membedakan hanya, jika pada cross epo sendiri kita membagi modul2 tersebut menjadi 2 file yang berbeda, dimana suatu file tidak akan berfungsi tanpa menemukan pasangannya, saya memanggilnya yinyang module, disini saya membagi konsep ini dalam beberapa klasifikasi antara lain
MONOGENETIC CROSS EPO
HETERO GENETIC CROSS EPO
DUAL HETEROGENETIC CROSS EPO
MONOGENETIC CROSS EPO
![]()
HETERO GENETIC
![]()
DUAL HETERO GENETIC
![]()
Sangat rumit jika saya harus jelaskan satu persatu, namun jika pada DUAL HETERO GENETIC diatas jika kita dibuatkan rumus sederhana dimana virus dibagi menjadi 6 modul dan host juga dibagai 6 modul maka akan didapatkan rumus matematis sbb :Misal A : Modul virus, B : Modul host
Maka(A!/(A-6)!6! * B!/(B-0)!0!) + (A!/(A-5)!5! * B!/(B-1)!1!) + (A!/(A-4)!4! * B!/(B-2)!2!) + (A!/(A-3)!3! * B!/(B-3)!3!) + (A!/(A-2)!2! * B!/(B-4)!4!) + (A!/(A-1)!1! * B!/(B-5)!5!) +(A!/(A-0)!0! * B!/(B-6)!6!)= …Variant
?Maaf belum saya hitung, terakhir saya hitung memakai kalkulator di windows tidak dapat memuat semua hasilnya karena memang memory program kalkulator di windows juga terbatas.
Sekali lagi ini Cuma murni ide tanpa bukti konkrit, tapi apa salahnya kita waspada, jika suatu saat ada orang yang berhasil membuktikannya ? How this thing will gonna be ?, hehehe hueX


